Hierarki & Nilai Sosial Pembuat Pinisi

Hierarki & Nilai Sosial Pembuat Pinisi

Struktur sosial dalam pembuatan kapal Pinisi bukan sekadar pembagian kerja, melainkan cerminan filosofi hidup yang mendalam.

Scroll
SAWI — Tingkatan Terendah (Pembantu Tukang)

SAWI — Tingkatan Terendah (Pembantu Tukang)

Sawi adalah pekerja tingkat paling dasar, biasanya pemuda baru yang ingin belajar menjadi tukang.

Tugas Utama

Mengangkat kayu, membersihkan area kerja, menyiapkan alat, membantu tukang menggergaji, mengangkat, dan menahan papan (kerja kasar).

Nilai & Filosofi

Belajar dasar-dasar kerja kapal, membangun disiplin & mengikuti perintah, serta melatih ketahanan fisik dan mental.

PABBALABANG / PANRE BASSI — Tukang Biasa (Carpenter)

PABBALABANG / PANRE BASSI — Tukang Biasa (Carpenter)

Tukang tingkat menengah yang sudah dianggap profesional.

Tugas Utama

Merakit papan lambung, menyesuaikan pasak kayu, memotong kayu sesuai instruksi, dan membentuk rangka bagian samping.

Nilai & Filosofi

Menjaga ketelitian, menjaga kehormatan kerja, dan mengikuti arahan punggawa tanpa bantah.

PANRE TETTA / PANRE LOPI — Tukang Senior (Ahli Ukur)

PANRE TETTA / PANRE LOPI — Tukang Senior (Ahli Ukur)

Level lebih tinggi dari tukang biasa, disebut sebagai pengukir bentuk (shape master).

Tugas Utama

Mengatur garis lengkung lambung kapal, menentukan posisi pasak, menyetel rangka agar simetris, dan mengoreksi kesalahan perakitan.

Nilai & Filosofi

Keahlian yang sering diwariskan dari ayah ke anak, menjaga rahasia teknik leluhur, serta menentukan keindahan & kekuatan kapal.

SANDRO / SANRO — Penjaga Adat & Spiritual

SANDRO / SANRO — Penjaga Adat & Spiritual

Tidak semua galangan punya sandro khusus, tapi dalam adat lama kedudukannya sangat penting karena 'ilmunya'.

Tugas Utama

Menentukan hari baik memotong kayu, memimpin ritual (Annattara, Annakbang, Mappasili, Ammossi), serta 'membaca tanda' agar pembangunan selamat.

Nilai & Filosofi

Menjadi jembatan antara manusia, alam, dan leluhur, serta menjaga keseimbangan spiritual pembangunan kapal.

PUNGAWA / PUNGGAWA LOPI — Tingkatan Tertinggi (Kepala Pembuat Kapal)

PUNGAWA / PUNGGAWA LOPI — Tingkatan Tertinggi (Kepala Pembuat Kapal)

Pemimpin tertinggi yang biasanya memiliki garis keturunan tukang kapal selama beberapa generasi. Ia bukan hanya pemimpin teknis tetapi juga pemimpin budaya.

Tugas Utama

Memilih desain kapal (panjang, lebar, bentuk), menentukan kayu, memimpin semua tukang, mengawasi teknik/struktur, dan bertanggung jawab penuh atas kekuatan kapal.

Nilai & Filosofi

Memegang teguh nilai Sipakatau (memanusiakan sesama), Awarani (keberanian), Lempu’ (kejujuran), Mappasitinaja (ketepatan kerja), dan Masagena (kearifan & kehormatan).